JERNIH | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

JERNIH


Rasanya seperti gumpalan air yang mengenai ujung kaki


Bersih, dedaunan bertebaran
Semesta berkilau
Seperti ladang teratai yang benar-benar luas


Harpa bidadari mendawai, sejuk
Kutinggalkan semua hitam
Benar adalah memacu kuda secepat mungkin
Menuju singgasana diujung senja


Aku tinggalkan penjara sebelum habis masa
Angin laut kau bawa sampai kemana arah ini ?
Tetapi beginilah lari
Adalah senang ketika engkau tak mengetahui ujungnya


Begitu gembira, napas murni penuh tawa..

Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment