Di Antara Labirin | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Di Antara Labirin


Puisi ini ingin memelukmu, dari tempat yang

jauh dan sepi. Namun, di antara kita

berdiri labirin penuh liku:gundah.

Minotaur tinggal di dalamnya. "Mau apa?"

ia bertanya.


"Aku ingin menjadi pagi," kataku.

"Aku ingin menjadi peluh yang tanggal di

wajah saat meneguk teh panas," katamu.


Monster itu lalu berubah. Menjadi jalan

setapak yang mengantar kau dan aku.

Pulang.

Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment