Engkau dan Hujan Deras Dini Hari | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Engkau dan Hujan Deras Dini Hari


Aku pernah berharap engkau menungguku di tengah hujan deras dini hari. 

Engkau yang benar-benar polos, yang putih, yang tanpa pura-pura. 

Kita memang pelaku sejarah yang salah kaprah, sehingga kini kita terjebak kepada warna kelam yang tak tentu arah.


Benar.

Aku dan engkau memang tidak pernah menyerah. Memupuki apa yang tak kita ketahui, tak berharap berbuah, menyirami tanpa perlu banyak arti. “Aku tidak tahu, aku hanya suka. Kamu tidak menahu, kamu hanya terbiasa.”

Aku habis kata, harap adalah pisau yang siap menikam. Mungkin hujan tengah menggoda, bagaimana menjauhkan diri dari kebersamaan, selain dengan menguji ekspektasi kita yang selalu berlebihan.

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

0 komentar:

Post a Comment