Di Balik Jendela Terakhir | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Di Balik Jendela Terakhir

Dirimu selalu bersembunyi

di balik jendela terakhir sebelum halaman

belakang rumah. Menunggu bintang-bintang

itu jatuh ke pekarangan.


Seperti takdir yang enggan kau temui sendiri.


Dirimu ingin tidur, menghadap cahaya.

Sinar-sinar itu ingin kau gunakan. Sendiri.


Kau tidak sadar, puisi ini

juga butuh sinar. Untuk terus tumbuh


Menjaga benakmu.


Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment