Mendaki Jalan | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Mendaki Jalan


Perempuan itu memaku jalan

setapak yang menuju rumahnya. Menjadi

tanda agar tak tersesat di pikirannya

yang menggurita.


Lelah, perempuan itu kemudian mengelupas

aspal jalan setapak itu. Agar

tanah-tanah di bawahnya tumbuh

bunga.


Ia lalu mendirikan monumen yang dibangun

dari aspal-aspal itu. Kemudian

ia mendakinya. Semakin ke

atas. Hingga ia tenggelam di atas

awan. Sendirian.



Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment