Menikmati Garam | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Menikmati Garam

Aku lupa, kapan terakhir

kali aku merasakan garam. Di dapur

hatimu

wadah-wadah tak lagi berisi garam.

Ia

sirna, berlindung

di kaki-kaki laut. Bersama matamu.


Orang-orang kini sibuk, menggarami

luka. Namun

tak mampu menikmati

perdebatan yang panjang dan

sengit

memulangi rahim ibuku.

Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment