Bahasa Awan | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Bahasa Awan


Awan mengucapkan pelbagai bahasa yang

tak

kunjung aku mengerti. Di jalan, aku

merasa helai

rambutmu

tertancap di mana-mana. Di tembok,

di genangan air,

atau di balik lipatan bajuku.


Di jalan, aku bermimpi

jemari itu

mengendap di tanganku. Seperti dahulu.

Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment