Sebelum malam habis
Dan malam semakin membenamkan kepingan yang mengikis


Bolehkah sejenak kutawarkan sesuatu padamu?

Sebuah tangan yang mengadah saja

Sebab  kini aku takut membelenggumu dengan tangan yang berisi


Aku tak berencana agar kau mengisinya

Tak perlu kau menyambutnya

Hanya benih isyarat

Bahwa tangan yang mengadah itu selalu ada, tersembunyi



dan itu saja

**