Langkah (kedua) | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Langkah (kedua)



Sendirian, di tengah malam

Kita sudah terlalu tua untuk mengakui

Segala yang bersinar dan terjaga belum mesti diterima


Engkau, entah diujung yang mana

Padahal aku terus berlari

Ingin pergi, sehingga kita tidak perlu bergejolak didalam aneh yang serupa


Dari arah-arah yang sulit aku pahami


Kita memang tidak sama

Tidak, lama aku diam

Duduk bersila ditaman kita yang tetap berserakan


Bila nanti aku melebur imaji imaji dalam api

Di malam ini aku telah tidak memikirkan lagi


Percayalah, begitu lama


Mengerikan adalah masuk didalam drama  yang aku sudah tahu akhir ceriteranya




Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment