Suai Bibir | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Suai Bibir

Kau harus selalu memahami, kata-kata yang

kau ucapkan

tak akan pernah kembali

pulang. Ia tinggal

di telinga orang-orang. Mengadu.


"Tapi aku selalu menunggu esok hari sejak pagi 

ini"


Di Minggu malam, kau melihat kepalaku ditelan

bulat-bulat seekor biawak, di

tengah sawah

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

0 komentar:

Post a Comment