Selepas Denting | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Selepas Denting

(istimewa)

Kemanusiaan itu, seperti terang pagi

Merekahkan harapan
Menepis kabut kelam (ERK - Seperti Rahim Ibu)

Seperti yang tak biasa

duka kita bercampur di lagu lama

yang menggema di sudut bar itu. Setelah

chorus ke seribu yang melengking hebat,

jiwamu tak

pernah ingin kembali ke kehidupan

yang sama; kau ingin menjadi terang pagi

dan tak ingin

berada di kaki maut,

bersamaku.


Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment