Menyaksikan Percakapan | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Menyaksikan Percakapan


Seperti biasanya.

Percakapan demi percakapan yang kita

lalukan, tak mencapai reffrain yang tepat,

sehingga

tak pernah ada epilog yang kunantikan

hadir.


Selalu sama. Percakapan itu

hanya sibuk kita tonton

menggunakan mata yang sama-sama

tertancap pisau yang sama.

Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment