Menjelma Kenangan | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Menjelma Kenangan


"Ibu, mengapa kenangan itu selalu bercahaya?"


Nak, kenangan akan selalu bercahaya. Seperti

matahari di antara dua gunung, yang

selalu digambar anak-anak

sewaktu sekolah.

Atau seperti buih, yang menghilang

saat kau menyeduh susu putih

di pagi hari.


"Jadi apakah kenangan akan selalu pergi?"

Iya. Kenangan akan selalu pergi.

Ia pulang kampung. Menjadi bejana

menampung ingin di anganmu.


Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

0 komentar:

Post a Comment