Mengejar Bayangan | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Mengejar Bayangan


Perempuan itu mengejar bayangannya

sendiri. Menurutnya

bayangan itu cantik,

seperti pelacur, di kebun itu.

Pelacur-pelacur itu memang gemar

bersolek, sedangkan perempuan itu

tidak.


Perempuan itu sampai di titik

di mana ia tak mampu mengejar

bayangannya sendiri.

Padahal

dirinya telah berlari secepat

serigala. Ia pun punya akal:

ia ingin membunuh bayangannya sendiri.


Ia berhasil menancapkan pisau di dada

bayangannya. Bayangan itu

meregang nyawa.

Tak bergerak. Lantas, bayangan-

bayangan lain mendekati bayangan itu.

Mencoba mengobati, menambal luka. Tetapi

gagal. Bayangan itu mati.


Konon, perempuan itu kini berubah menjadi

bayangan.


Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

0 komentar:

Post a Comment