Di Hutan | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Di Hutan




Di hutan,

angin mengajarkanku satu hal: tidak ada lebat yang abadi,

kecuali di mata perempuan.

Tetapi aku ingin tersesat,

membuka jalan menuju harapmu.


Di jalan, daun-daun berguguran. Seperti dentuman

ribuan ingin yang menjadi burung yang terbang

anak-anak berbisik, "itu bolaku".

Tetapi bola sudah lupa ingatan dan terus bernafas kepayahan.

Aku ingin tenggelam di matamu.

Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment