Mengunci Waktu | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Mengunci Waktu


Jam weker di tengah ruangan itu ingin selalu

menunjuk arah jam delapan.

Pria di depannya tak ingin bekerja. Ia ingin

satu hati saja berdiam di tepian. Mendelik

waktu

menambal pintu-pintu

keluar.


Setelah sepergelangan zaman, pria itu berubah

menjadi blewah. Yang

dikupas semesta.

Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment