Berpijak | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Berpijak



Di benakmu: Engkau memilih untuk berpijak di sebuah


tempat yang jaraknya cukup jauh 

dari segala keramaian.

Menghadap langsung ke hamparan ladang serigala


Ditemani segenggaman lilin yang

nyaris saja mati ditimpa angin timur

Lantas engkau merinding.


Di pikiranmu: Ada semacam suara

yang lain

yang tak menyerupai suaramu sendiri

Adalah bisikan-bisikan yang mengendap

terkungkung

di kepalamu,

atau terkatung-katung di luar bersama hangatnya udara


Di hatimu: Gelombang-gelombang itu kemudian,

meresap

Mengendap di Tuba Eustachius


Engkau ingin bersatu dengan semuanya

Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment