Menghangatkan Diri | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Menghangatkan Diri


Ruangan yang kau huni, kini

berubah menjadi

buih. Matamu menjelma bola-bola

air yang dikejar kucing, serta angin.


Separuh tubuhmu mulai menabur ingin,

seperti catatan yang ibumu berikan

saat kau berbelanja di pagi hati. Saat

kau buka, kertas itu ternyata kosong. Tetapi

kau memutuskan untuk mengingatnya.


Matahari sudah tinggi. Kini

saatnya kau duduk menghangatkan diri. Dari

angin kemarin, waktu kau ingin terjatuh

dan tidak

mengumpulkan kepingan-kepingan

dirimu.




Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment