Menceritakan Kesedihan | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Menceritakan Kesedihan

Mestinya, tinggal 5 menit lagi

sebelum hari berganti. Tapi, di depanmu,

waktu urung maju. Ia jalan

di tempat.


Seperti masa depan

yang tak pernah tercatat.


Di luar, kita sering menjumpai kelompok

yang selalu merasa benar. Mencintai secara

buta adalah patuh terhadap segala

kebodohan.


Di kamarku, sekali lagi, matamu

menjelma gelas-gelas berisi candu

yang barangkali kuteguk.

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello We are OddThemes, Our name came from the fact that we are UNIQUE. We specialize in designing premium looking fully customizable highly responsive blogger templates. We at OddThemes do carry a philosophy that: Nothing Is Impossible

0 komentar:

Post a Comment