Baur | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita

Baur




Tapi ini bukan tentang perjalananku, ini tentang perjalanan kita…


Letih; pagiku runtuh di tengah kalimat getas
Sauh tak tepi, eja pada gurat gurat lipat kertas
Tatap tangkai langit, kubikel ungu
Lari-lari kecil pada tangkai yang kupu-kupu


Landai adalah pijakan cerita
Yang terkisah merah, banyak mereka
Telanjang tegar; memandang pada kembali,
Baur -- barangkali benar kan selalu memilih tuk menepi


Untuk  yang terawat di ujung udara sana..




photo by : Tejo Nugroho

Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment