Di Depan Jendela | Diam Membisu - Kumpulan Cerpen, Puisi, Tulisan dan Hal-hal yang Terjadi di Sekitar Kita -->

Di Depan Jendela

Di depan jendela, tubuhmu 

kaku

menghadap 

ke depan, melihat 

jeda

yang hilang; mereka 

sudah menghapusnya.


Kau ingin 

menjadi bayanganmu 

sendiri. Selalu kaku, tak melihat 

jeda 

yang hilang; kau 

sendiri telah menyekanya.


Jika kau temukan dirimu 

sendiri, 

di jendela itu, pegang

tangan itu. Tangan yang 

lebih 

suka tidak 

dijamah siapa-siapa.

Share this:

diamembisu.com

Hai! Saya Akbar Hari Moe. Penyuka dunia kepenulisan dan seni sastra. diamembisu.com merupakan self project sejak tahun 2011 hingga sekarang. diamembisu.com percaya, semua orang perlu didengar dan dimengerti. Dan lewat puisi, hal tersebut bisa dipenuhi

0 komentar:

Post a Comment