Membaca Buku

// // Leave a Comment

Aku sering terdampar di suatu tempat

untuk membaca buku.

Karena

kehidupan dewasa itu mengerikan; kau

terjebak di dua jalan. Mengikuti dunia,

atau

jalanmu sendiri.


Pilihan pertama adalah timah panas

yang dapat menahan kakimu. Sedangkan

pilihan kedua adalah pedang

yang bisa memotong kaki.


Membaca buku adalah perihal

keberanian. Memasang perisai

di kedua tungkai. Atau

seperti katamu dulu--kadang

hidup memang perlu terjaga

untuk saling merepotkan.

0 komentar:

Post a Comment