Malam Lainnya di Kafetaria

// // Leave a Comment

Kau dapat menilai seseorang dari

bagaimana caranya meninggalkanmu

mengarungi kesepian. 


"Dia tak pernah mengucapkan apa-apa," katamu

sekali waktu.


Di ruangan itu, hanya televisi yang

menyiarkan situasi demo mampu sedikit

memecah konsentrasi.


Sementara di matamu timbul sejuta tanya 

yang tak segera menemui jawab.


"100 hari dari sekarang, sapaanku kepadanya

tak akan pernah lagi sama," tekadnya.


Di hari itu, hujan terasa lebih dingin dari

biasanya.

0 komentar:

Post a Comment